Last Updated 2018-01-28T10:49:59Z




TARAKAN, penakaltara. Com -  Rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)  komisi III melakukan kunjungan terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Tarakan. Tujuannya untuk melakukan evaluasi kegiatan tahun 2017 terkait dana APBD provinsi Kaltara.

Ketua komisi III DPRD Prov.  Kaltara dari fraksi Hanura, Andi Muhammad Akbar mengatakan dalam rapat yang dilakukan terhadap Dishub Tarakan dan DPUTR Tarakan membicarakan tentang evaluasi dan menjadi acuan aspirasi tahun 2018 ini. Aspirasi yang diperoleh mengenai persoalan krusial. Salah satunya tentang rambu lalu lintas,  jembatan bulan,  pelabuhan dan bandara.

" Kami dari dewan provinsi, khususnya dari komisi 3 karena mitra dengan  dinas perhubungan dengan pekerjaan umum. Kita ingin mengevaluasi APBD di tahun 2017 ini yang sudah selesai," Kata Andi saat ditemui penakaltara. Com,  Minggu (28/1).

Ia juga menerangkan dengan adanya rapat evaluasi yang dilakukan, bisa menjadi pertimbangan di Tahun 2018. Karena ketika sudah mendapatkan hasilnya,  maka anggaran bisa menjadi tolak ukur untuk program dan bantuan keuangan untuk kedepan.  Pihaknya juga akan melihat apa yang akan diperioritaskan nanti.

" Terkait transportasi laut yang sekarang banyak mengalami kecelakaan, itu akan ditanyakan lagi ke pihak pelabuhan. kejadian itu dapat diselesaikan dan ditangani agar tidak terulang lagi, " Bebernya.

Kecelakaan yang menghambat aktifitas di pelabuhan, ditekan Dirinya agar dapat diselesaikan.  Terutama kecalakaan kapal ponton yang menabrak pelabuhan SDF,  agar pihak yang bersangkutan dapat bertanggung jawab atas insiden itu. Tetapi untuk transportasi laut mungkin akan mengalami pengurangan karena pihaknya akan memperioritaskan untuk pembangunan jembatan bulan.

Ditempat yang sama kepala Dinas DPUTR Tarakan M. Chaidir menerangkan Kalau Tahun 2017 lalu, pihaknya menyerap anggaran 36 Milyar. Yang terdiri 4 ruas jalan, 2 drainase, 1 pembangunan gedung, 1 pembangunam jembatan di lingkungan pesisir.dan semua kita sudah laksanakan.

" 2018 sementara ini, dari yang kita usulkan banyak. sementara ini mungkin  Sambil kita menunggu SK- Gubernur, kalau tadi itu angka-angkanya. Ya mungkin kisaran Rp. 40 Milyar yang masuk Tarakan. cuma dari yang 40 M, berapa masuk di DPU-TR.  setelah kita mendapatkan  surat resmi dari Bappeda Kota Tarakan. kalau inikan masih belum," ungkap chaidir.

Geger Adi Kustanto***

Editor Ricornius Jeferson

Bagikan:

Unknown

Komentar Anda: