Last Updated 2017-12-15T07:40:26Z

UMK Tarakan 2018

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian,
Kota Tarakan, M Zaini.
Foto : AKPenaKaltara
TARAKAN, PenaKaltara.com - Kabar gembira bagi para pekerja di Kota Tarakan. Rencananya, untuk tahun 2018 Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan akan mengalami kenaikan. Kenaikan UMK itu berkisar 8 persen lebih dibanding tahun ini (2017.Red). Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tarakan, M Zaini mengatakan bahwa surat kenaikan itu telah ditanda-tangani oleh pihak Pemerintah Provinsi dan rencananya dalam waktu dekat, akan segera disebar luaskan ke masyarakat terutama perusahaan-perusahaan.

Ditemui PenaKaltara.com, Senin (11/12), di Gedung Gadis 2, M Zaini mengatakan bahwa kenaikan UMK tahun 2018 bila dinomalkan menjadi sekitar Rp200rb, atau dengan kata lain menjadi Rp3jt, 204ribu. "Nah kenaikan, sekitar 8 persen. Jadi harapan kita, setelah terima surat dari provinsi, kita sebarkan ke perusahaan. Kita masih nunggu," katanya. 

Zaini menambahkan untuk penerapan UMK yang ada di tarakan memang kerap menimbulkan polemik. Di satu sisi, kenaikan merupakan harapan bagi para serikat pekerja. Di sisi lain terkadang menjadi suatu hal yang memberatkan bagi kalangan pengusaha. "Pengusaha sih inginnya kenaikan tidak terlalu besar," ujarnya. Meski selalu berpolemik, M Zaini tetap menegaskan bahwa aturan bagi pengusaha dalam penerapan UMK wajib diikuti seluruh perusahaan tanpa terkecuali. "Disamping karena PP 78, hal itu demi kesejahteraan warga Kota Tarakan," tutupnya

ADI KUSTANTO

Editor : Bobby Furtado
Bagikan:

Redaksi Pena Kaltara

Komentar Anda: