Last Updated 2017-12-14T13:45:09Z
Foto : Kaltara Pos
TARAKAN, PenaKaltara.com – Tak semua pembangunan infrastruktur itu dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika hampir mayoritas warga setempat merasa senang dengan adanya pembangunan infrastruktur untuk menanggulangi banjir di bilangan Sebengkok itu, salah seorang warga mengaku merasakan luka yang sangat mendalam atas adanya proyek itu. Betapa tidak, baginya proyek itu telah menggerus potensi pendapatan yang seyogyanya  ia dapatkan atas kegiatan usahanya.

Dialah Rosa, seorang pedagang sembako yang berada di areal proyek penanggulangan banjir di Sebengkok. Seorang Ibu paruh baya itu kepada PenaKaltara.com mengaku harus menutup usaha yang telah digelutinya sejak lama itu karena tidak lagi menemukan secercah keuntungan atas pendapatan penjualan sembakonya selama berjalannya proyek penanggulangan banjir tersebut.

“Jalan-jalan kan rusak dan ditutup mas. sehingga orang-orang jadi enggan mau singgah untuk membeli  kesini makanya saya tutup saja sementara usaha saya,” Kata Rosa ketika ditemui PenaKaltara.com, di warungnya, (11/12). Meskipun harapan untuk tetap tinggal masih ada, Rosa mengatakan bahwa ia berencana untuk mencari tempat yang baru demi kelangsungan usahanya. 

Lain halnya dengan Yanto, walaupun merasakan dampak kerugian yang sangat siginifikan dari adanya pengerjaan proyek penanggulangan banjir itu, namun ia justru tampaknya masih aktif menjalankan usahanya. 

“Mau diapa lagi mas, hidup saya kan tergantung jualan ini. Walaupun keuntungan saya turun hingga 70% tapi selama masih cukup untuk kebutuhan saya lanjut saja lah, daripada pindah tempat, tapi tidak tahu hasilnya bagaimana,” pasrah Yanto.

Menanggapi hal itu, Kasi Perairan dan Sumber daya Air Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR), Sharil mengatakan kalau pihaknya telah melakukan sosialisasi sebelum pengerjaan proyek. Untuk kemudian ia mengklaim bahwa seluruh masyarakat Sebengkok telah menyetujui proyek yang hingga saat ini masih berlangsung itu

“Dulu pihak kami sosialisasi mas, dan warga setuju karena ketika proyek ini selesai. Banjir di Daerah itu akan mampu kita atasi, sehingga perekonomian warga akan lebih baik lagi dari sebelumnya,” kata Sharil.

Atas adanya keluhan warga itu, Sharil menghimbau sekaligus berharap warga sekitar proyek dapat bersabar. Proyek yang rencananya akan selesai akhir tahun ini, pungkas Sharil, dilakukan semata-mata untuk kebaikan bersama warga Sebengkok. "Sudah tidak lama lagi rampung kok,” tutupnya.

MUHAMMAD IDRI

Editor : Bobby Furtado
Bagikan:

Redaksi Pena Kaltara

Komentar Anda: