Last Updated 2017-12-14T14:16:15Z

Polres Tarakan, Anak 5 tahun Dicabuli, Modus Cabul, Hati-Hati

AL (Baju Merah) diapit dua petugas Polres Tarakan
TARAKAN, PenaKaltara.com – Sungguh Miris, kebaikan hati seorang ayah harus dibayar dengan perlakuan keji kedua kerabatnya. AL (51), dikabarkan telah tega "menggauli" anak dari kerabatnya sendiri. Ironisnya, anak dari kerabat yang digaulinya itu terhitung masih dibawah umur.

Menurut sumber, kala itu, Sabtu (9/12), AL berencana untuk beristirahat sejenak di rumah kerabat dekatnya di bilangan Beringin, 4 Kelurahan Selumit. Karena kasihan, kerabat AL yang diketahui memiliki anak perempuan berusia 5 (lima) tahun itu mempersilahkan AL untuk beristirahat di rumahnya. Entah apa yang menggelayuti fikiran AL, sekitar pukul 09.00 WITA AL pun melancarkan aksinya dengan menarik dan mencabuli Indah (Bukan Nama Sebenarnya) yang merupakan anak kandung dari kerabat dekatnya yang telah berbaik hati itu.

"Pada saat itu, suasana rumah korban memang sangat sepi karena ayah korban belum pulang dari melaut," kata Ipda Denny Mardiyanto selaku Subbag Humas Polres Tarakan ketika dikonfirmasi awak media, Minggu (10/12). Membaca situasi rumah yang menurutnya memungkinkan itu, kata Ipda Denny, tanpa berpikir panjang AL langsung meraba kemaluan Indah menggunakan jari jemarinya yang kasar. 

Atas perlakuan AL yang bejat itu, lanjut Ipda Denny, AL tentu saja berteriak histeris dan menangis tiada henti. Mendengar tangisan itu, AL ketakutan dan langsung melarikan diri. "Beruntung Indah nangis jadi AL belum sempat disetubuhi," ujar Ipda Denny. Tak lama berselang, sang ibu yang curiga langsung mendatangi korban yang menangis histeris. Setelah mendengar pengakuan korban, sang ibu pun langsung bergegas melaporkan kejadian ini ke Polres Tarakan. 

Petugas yang menerima laporan itupun tak kalah sigap. Dalam sekejap, petugas langsung berangsek masuk ke rumah korban untuk kemudian melakukan identifikasi atau olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil identifikasi itulah, AL akhirnya terlacak dan berhasil diamankan oleh Petugas dari Reskrim Polres Tarakan. Berdasarkan hasil interogasi petugas, Denny mengatakan  AL berdalih bahwasanya perbuatan AL itu hanyalah sebuah candaan semata kepada korban. Candaan seperti itu sungguh bukan merupakan candaan yang lucu. Untuk itu, berhati-hatilah menerima atau menawarkan kerabat dekat untuk beristirahat di rumah tanpa pengawasan yang ketat.

RICORNIUS JEFFERSON ANTONIO DAO

Editor : Bobby Furtado

Bagikan:

Redaksi Pena Kaltara

Komentar Anda: